TUGAS
AUDIT
TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

Oleh :
Rahmadilla
Salsabila Mahdison (15118812)
Dosen:
Imam Ahmad Trinugroho, ST., MMSI.
FAKULTAS
ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2021
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pesatnya
perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi yang mampu
menciptakan alat-alat yang mendukung perkembakangan teknologi informasi, mulai
dari system komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah
(interaktif). Perkembangan cara penyampaian indormasi yang dikenal dengan
istilah teknologi informasi bisa dikatakan telah merasuki kesegala bidang,
karena dengan dukungannya membuat organisasi/instansi dan individu/perseorangan
dalam kancah dunia bisnis merasa memiliki keunggulan daya saing luar biasa
khusunya dalam mengaudit system informasi akutansi yang berbasis pada
komputerisasi guna membantu meningkatkan penyediaan informasi agar dapat
mendukung proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen dalam
mengembangkan system yang ada maupun dalam Menyusun suatu system yang baru
menggantikan system lama secara keseluruhan atau memperbaiki system yang telah
ada serta perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan sehingga senantiasa
memiliki sinergi untuk eksis dalam dunia bisnis. Peranan teknologi informasi
dalam bisnis telah mengubah secara radikal tipe pekerjaan, pekerja, organisasi
bahkan system manajemen dalam mengelola sebuah organisasi.
1.2. Rumusan Masalah
·
Apa yang dimaksud dengan Audit Sistem Informasi?
·
Apa tujuan dari Audit Sistem Informasi?
·
Apa saja jenis-jenis dari Audit Sistem
Informasi?
1.3. Tujuan
·
Mengetahui maksud dari Audit Sistem Informasi
·
Mengetahui tujuan dari Audit Sistem Informasi
·
Mengetahui jenis-jenis dari Audit Sistem
Informasi
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Audit
Sistem Informasi
Audit
sistem informasi adalah suatu upaya penghimpunan dan juga penilaian berbagai
bukti agar bisa menentukan apakah sistem informasi yang digunakan pada sebuah
perusahaan mampu mengamankan aset, menjaga integritas data, dan mampu mendorong
perusahaan dalam mencapai tujuannya secara efektif serta menggunakan sumber
daya yang ada secara lebih efisien.
Terdapat
beberapa komponen yang harus diperiksa di dalamnya, yaitu audit secara menyeluruh
pada tingkat efektivitas, efisiensi, availability, confidentiality,
reliability, integrity, aspek keamanan, modifikasi program, audit proses, audit
sumber data, dan juga data file ataupun database perusahaan.
2.2. Tujuan Audit Sistem
Informasi
Tujuan Audit Sistem Informasi dapat dikelompokkan ke
dalam dua aspek utama, yiatu :
·
Conformance (Kesesuaian)
Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh
kesimpulan atas aspek kesesuaian, yaitu : Confidentiality (Kerahasiaan),
Integrity (Integritas), Availability (Ketersediaan) dan Compliance (Kepatuhan).
·
Performance (Kinerja)
Pada kelompok tujuan ini audit system
informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kinerja, yiatu :
Effectiveness (Efektifitas), Efficiency (Efisiensi) dan Reliability
(Kehandalan)
2.3. Jenis-Jenis Audit
Sistem Informasi
1.
Operational Audit, berfokus pada efisiensi dan
efektifitas sumber daya digunakan untuk melaksanakan tugas, meliputi kesesuaian
praktik & prosedur dengan peraturan
2.
Compliance Audit, berfokus pada cakupan
undang-undang, peraturan pemerintah, pengendalian dan kewajiban badan eksternal
lain yang telah diikuti.
3.
Project Management & Change Control Audit,
berfokus pada efisiensi dan efektifitas berbagai tahapan pengembangan system
siklus kehidupan yang sedang diselenggarakan.
4.
Internal Control Audit, berfokus pada evaluasi
struktur pengendalian internal.
5.
Financial Audit, berfokus pada kewajaran laporan
yang menunjukkan posisi keuangan, aliran kas dan hasil perusahaan.
6.
Fraud Audit, merupakan nonrecurring audit yang
dilaksanakan untuk mengumpulkan bukti untuk menentukan apakah sedang terjadi,
telah terjadi atau akan terjadi kecurangan. Dan penyelesaian hal sesuai dengan
pemberian tanggung jawab.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Audit
sistem informasi adalah suatu upaya penghimpunan dan juga penilaian berbagai
bukti agar bisa menentukan apakah sistem informasi yang digunakan pada sebuah
perusahaan mampu mengamankan aset, menjaga integritas data, dan mampu mendorong
perusahaan dalam mencapai tujuannya secara efektif serta menggunakan sumber
daya yang ada secara lebih efisien. Audit Sistem Informasi memiliki tujuan yang
dibagi menjadi dua spek utama yaitu Audit Sistem Informasi dapat dikelompokkan
ke dalam dua aspek utama, yaitu Conformance (Kesesuaian) dan Performance
(Kinerja).
REFERENSI
Suciati, Putri Deli. 2020. Audit
Teknologi Sistem Informasi.
Ibnuismail. 2021. Audit Sistem
Informasi: Pengertian, Tahapan dan Tujuan
Moeller, Robert.2010. IT Audit, Control
and Security. John Wiley & Sons
Komentar
Posting Komentar